Sabtu, 13 Oktober 2018

Cara membuat database dan tabel dengan MySQL Workbench

Hai sobat sekalian kali ini saya akan berbagi tutorial membuat database dan tabelnya di MySQL Workbench.

Disini saya menggunakan aplikasi MySQL Workbench dan XAMPP.

Basis data (database) adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer yang dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi berupa tipe data, struktur data dan juga batasan-batasan pada data yang akan disimpan.
Basis data merupakan aspek yang sangat penting dalam sistem informasi karena berfungsi sebagai gudang penyimpanan data yang akan diolah lebih lanjut. Basis data menjadi penting karena dapat mengorganisasi data, menghidari duplikasi data, menghindari hubungan antar data yang tidak jelas dan juga update yang rumit.

Relasi adalah hubungan antara tabel yang mempresentasikan hubungan antar objek di dunia nyata. Relasi merupakan hubungan yang terjadi pada suatu tabel dengan lainnya yang mempresentasikan hubungan antar objek di dunia nyata dan berfungsi untuk mengatur operasi suatu database. Hubungan yang dapat dibentuk dapat mencakup 3 macam hubungan, yaitu : 

One-To-One (1-1) : relasi dimana setiap satu baris data pada tabel satu hanya berhubungan dengan satu baris data di tabel dua. Artinya masing - masing hanya memiliki satu hubungan saja. 

One-To-Many (1-N) : relasi yang mana setiap baris dari tabel pertama dapat dihubungkan dengan satu baris ataupun lebih dari tabel kedua. Artinya satu baris dari tabel pertama dapat mencangkup banyak data pada tabel kedua.

Many-To-Many (N-M) : keadaan dimana satu baris dari tabel satu dapat berhubungan dengan tabel kedua. Dan satu baris dari tabel kedua dapat berhubungan dengan banyak baris dari tabel pertama. Artinya kedua tabel masing - masing dapat mengakses banyak data dari tiap tabel yang lain. Dalam hal ini, kita membutuhkan tabel ketiga sebagai perantara tabel satu dan tabel dua sebagai tempat untuk menyimpan foreign key dari masing - masing tabel.

Sebelum memulai pastikan bahwa XAMPP sudah aktif
Jangan lupa untuk koneksikan terlebih dahulu MySQL Workbench-nya dengan MySQL.

Jika Xampp sudah aktif dan MySQL Workbench sudah di koneksikan ke PHP MySQL kemudian buka MySQL Workbench-nya klik pada bagian MySQL Connection (akan muncul jika Workbench sudah di koneksikan)


Maka akan tampil halaman seperti dibawah ini


Untuk membuat database baru klik icon yang ada di bagian toolbar, kemudian akan muncul halaman seperti di bawah ini


Jangan lupa untuk memberi nama database yang akan di buat, kemudian klik Apply.

Akan muncul halaman seperti di bawah ini, kemudian klik Apply, dan selanjutnya klik Finish.

Selanjutnya kita akan membuat tabelnya, disini saya membuat 3 tabel yaitu:
- Buku : id_buku, judul_buku, pengarang, penerbit, kategori
- Kategori : id_kategori, nama_kategori
- User : nama, email, username, password

Untuk id_buku, id_kategori dan email di primarykey kan

Untuk membuat tabel kita klik iconyang terletak di toolbar, maka akan tampil halaman untuk membuat detail tabel. Isikan tabelnya seperti gambar di bawah ini


Kemudian klik Apply > Apply > Finish
Lakukan kembali langkah membuat tabel di atas untuk membuat tabel buku dan kategori/

Berikut saya juga akan memberikan tutorial membuat ERD tabel di database yang telah kita buat tadi
Untuk membuat ERD baru klik menu File -> New Model maka akan menampilkan gambar di bawah ini


Untuk membuat ERD kita klik dua kali pada Add Diagram, maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini

Untuk membuat tabel klik icon tabe  yang ada di sebelah kiri lembar kerja, kemudian klik bebas pada lembar kerja maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini


Klik dua kali pada kotak biru yang ada tulisan tabelnya maka akan menampilkan tampilan seperti dibawah ini

Beri nama untuk tabel dan tambahkan isi untuk tabelnya seperti gambar di bawah ini


Lakukan langkah membuat tabel di atas untuk membuat tabel buku dan tabel kategori.
Berikut adalah tampilan tiga tabel yang sudah di buat


Jangan lupa beri relasinya yang di sesuaikan dengan tabel jika perlu.

Sekian penjelasan dari saya, semoga bermanfaat untuk sobat semua.

Terimakasih :)

Senin, 24 September 2018

APLIKASI CRUD SEDERHANA DENGAN PHP

APLIKASI CRUD SEDERHANA DENGAN PHP

Assalamu’alaikum sobat sekalian di sini saya akan berbagi tutorial membuat aplikasi CRUD sederhana menggunakan PHP yang telah saya buat.
Operasi CRUD atau biasa di kenal dengan Create, Read Update dan Delete merupakan operasi yang sangat sering digunakan ketika seorang programer membuat suatu program dengan PHP. CRUD merupakan salah satu inti dari sebuah pemrograman karena di dalam suatu program biasanya mencakup operasi Create atau membuat/menabahkan data, Read atau Menampilkan data, Update atau mengedit suatu data dan Delete atau menghapus data.
Dalam membut aplikasi CRUD ini saya menggunakan software Sublime Text 3 dan Xampp5.6.20 .
Sebelum kita mulai membuat aplikasinya sekedar info saja berikut adalah file-file yang akan kita buat (masukkan file-file ini di satu folder)

Nah selanjutnya kita mulai tutorial membuat aplikasinya.

1. Database

Pertama kita harus membuat database terlebih dahulu. Buatlah sebuah database disini saya menggunakan nama wp2crud dan tabel di dalamnya dengan nama tbdata seperti gambar di bawah ini
    *untuk email sebagai primary key


2. Koneksi ke database
Tahap selanjutnya adalah membuat koneksi ke database, silahkan buat file baru dan beri nama koneksi.php kemudian isi filenya seperti berikut


Untuk $database = “wp2crud” bisa di ubah sesuai dengan nama database yang kalian buat. Setelah itu jangan lupa di simpan.


3. Menampilkan data
Langkah selanjutnya adalah menampilkan data dari database, dalam singkatan CRUD bagian ini disebut Read(R). Untuk menampilkan data buatlah sebuah data dengan nama index.php, berikut adalah isi dari filenya


Berikut adalah contoh tampilannya


4. Tambah data atau memasukkan data
Tahap ke 4 adalah menambahkan data ke dalam database, dalam singkatan CRUD bagian ini disebut Create(C).
Untuk menambahkan data buatlah sebuah form untuk menambah data terlebih dahulu dengan nama tambah.php berikut adalah isi dari filenya


Selanjutnya kita akan membuat script dengan nama aksi_tambah.php . Ini di buat untuk menjalankan tombol kirim yang ada di form tambah data agar data tersimpan di database. Berikut adalah scriptnya


Berikut adalah contoh tampilannya


5. Update/Edit/Ubah data
Tahap ke 5 untuk melakukan edit pada data yang sudah tersimpan di dalam database, dalam singkatan CRUD bagian ini disebut Update(U).
Link untuk halaman edit ada di index.php setelah ada data yang di tambahkan maka dalam tabel kolom ada opsi link ubah dan hapus. Dimana data yang berubah saat di edit yaitu sesuai dengan email yang sudah terdaftar.
Oke pertama kita akan membuat formnya terlebih dahulu, silahkan buat file dengan nama edit.php dan berikut adapal scriptnya



Selanjutnya kita akan membuat script dengan nama aksi_edit.php . Ini di buat untuk menjalankan tombol ‘ubah’ yang ada di form edit data agar data tersimpan di database. Berikut adalah script nya


Berikut adalah contoh tampilannya


6. Delete/hapus data
Ini adalah tahap terakhir untuk melakukan perintah Hapus/Delete data dari database, dalam singkatan CRUD bagian ini disebut Delete(D).
File yang akan kita buat adalah hapus.php dan scriptnya ada di bawah ini


Sekian penjelasan dari saya, semoga bermanfaat untuk Anda semua

Untuk yang mau download sourecode dan databasenya linknya ada di bawah ini ya..

Rabu, 09 November 2016

Minggu, 06 November 2016

Pengantar Logika Proposisional & Operator Logika

Definisi 

  • Logika adalah suatu sistem berbasis proposisi
  • Sistem adalah kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi, atau energi untuk mencapai suatu tujuan.
  • Proposisi adalah suatu pernyataan (statement) yang dapat bernilai benar (true) atau salah (false), tetapi tidak keduanya.
  • Dikatakan bahwa nilai kebenaran suatu proposisi adalah salah satu dari Benar (True) disajikan dengan T atau Salah (False) disajikan dengan F.
  • Dalam untaian digital (digital circuits) disajikan dengan 0 dan 1.
  • Jika proposisi-proposisi akan dikombinasikan untuk memperoleh proposisi baru maka diperlukan operator logika yang dilambangkan sebagai berikut.
  1. ¬ : ’not’ tau negasi
  2. : ’and’/'dan' atau konjungsi 
  3. : ’or’ atau disjungsi atau ’inclusive or’
  4. : implies, atau ’Jika . . . maka . .   .’, atau ’implikasi kondisional’
  5. ←→ : ’jika dan hanya jika’, atau ’bikondisional'
1.     Negasi
      Jika p sebarang proposisi, penyataan ”not p” atau ”negasi daripada p” akan bernilai F jika p bernailai T dan sebaliknya. Ditulis dengan ¬p

2.    Konjungsi / conjunction (and )
     Konjungsi adalah suatu operator binary atau diadika (diadic). Jika p dan q suatu proposisi, pernyataan p dan q akan benilai kebenaran T jika dan hanya jika kedua p dan q mempunyai nilai kebenaran T, dan ditulis dengan pq.

Sifat:               
(a)      Komutatif (p q = q p)
(b)   Asosiatif ((p q)r = p (q r))


3.    Disjungsi (or
      Disjungsi (or ) Pernyataan ”p or q” bernilai T jika dan hanya jika salah satu p atau q (atau keduanya) bernilai T ditulis dengan p q.
Sifat:
(a)      Komutatif (p q = q p)

(b)     Asosiatif ((p q) r = p (q r))
      Terdapat dua pengertian or yaitu inclusive or dan exclusive or. Inclusive or peristiwanya dapat terjadi keduanya bersamaan. Exclusive or peristiwanya tidak dapat terjadi keduanya bersamaan. 



4.     Implikasi  (Implication)
      Arti daripada pernyataan ”if p then q ” atau ”q if patau ”p hanya jika q ” atau ”q syarat perlu untuk patau ”p syarat cukup untuk q” adalah T jika salh satu dari p bernilai T dan q bernilai T atau jika p benilai  F.
Ilustrasi dari implikasi adalah sebagai  berikut
”Jika Anita pergi keluar negeri maka ia mempunyai passport”. Penjelasannya adalah sebagai  berikut.
(a)      Jika Anita keluar negeri (T) dan Ia mempunyai passport (T), maka legal (T)
(b)     Jika Anita keluar negeri (T) dan Ia tidak mempunyai passport (F), maka ilegal (F)
(c)      Jika Anita tidak keluar negeri (F) dan Ia mempunyai passport (T), maka legl (T)
(d)     Jika Anita tidak keluar negeri (F) dan Ia tidak memiliki passport (F), maka legal (T)

5.     Ekuivalensi
      Pernyataan ”p ekuivalen dengan q” mempunyai nilai kebenaran T jika dan hanya jika p dan q mempunyai nilai kebenaran yang sama ditulis dengan simbol pq.

Sifat:
(a)      Komutatif (p q = q ←→  p)
(b)     Asosiatif ((p q) r = p (q r))
(c)      Pernyataan ¬ (p q) mempunyai tabel kebenaran yang sama de- ngan pernyataan p * q
(d)     Perhatikam bahwa ia juga dapat dipikirkan sebagai pernyataan ”p jika dan hanya jika q”
(e)   Bikondisial :  p q = (p q) (q p)


Prioritas Operator

Seperti pada ungkapan dalam ilmu hitung, maka operator logika pun terdapat prioritas sebagai berikut.

1.     Operator (¬) prioritas  tertinggi
2.    Operator () berprioritas  berikutnya
3.    Operator () berprioritas  berikutnya
4.    Operator  ()  berprioritas berikutnya
5.    Operator  ()  berprioritas berikutnya
6.    dan seterusnya operator yang lain
Contoh :
1.     ”Saya lapar” dan ”Saya malas” atau ”Saya bahagia” dan ”Saya telah makan enak”,
berarti
(Saya lapar dan saya malas) atau (Saya bahagia dan saya telah makan enak)
2.    ”Saya lapar saya sedih saya bahagia saya telah kekenyangan”, berarti
(Saya lapar saya sedih) (Saya bahagia saya telah kekenyangan)
3. p ∧ ¬q r s p ∨ ¬r t
Diartikan sebagai
(((p (¬q)) r) s) (p (¬r)) t 




Materi di atas adalah beberapa kutipan materi yang sudah di berikan oleh dosen pengampu mata kuliah Logika Informatika. Saya hanya mengutipnya saja, Bagi yang ingin mengetahui file lengkapnya bisa di downlad di sini :